Monday, December 27, 2021

Kitab Risalatul Mu'awanah

Sekilas Tentang Kitab Ini

Kitab Risalatul Muawanah merupakan kitab yang berisi nasehat, petuah dan petunjuk keselamatan yang semuanya bersumber dari al-Qur'an serta Hadits Baginda Nabi Muhammad SAW. Kitab ini sendiri dikarang oleh al- Arif billah al-Imam Sayyid Abdullah bin Alwi al-Haddad.
Kitab ini mengajak memperkuat iman dan keyakinan, dan menjelaskan cara keduanya itu menjadi kuat. Dengan keyakinan yang kuat, hal-hal ukhrawi yang tidak nampak seolah-olah kelihatan, sehingga selalu melihat diri kita - diakhirat menghadap Allah - yang disertai rasa takut (khauf) dan berharap (roja'), juga menjelaskan bagaimana berhubungan dengan Allah maupun kepada sesama manusia. Kita akan selalu mencintai Allah dan menjadikan semua hidup kita untuk mengabdi kepada-Nya, menjalankan hal-hal yang baik, dan meninggalkan hal-hal yang buruk.


Download Kitabnya Disini
file dalam bentuk pdf dan tanpa merubah isi kandungan dalam kitab (tetap dalam bentuk susunan dan isi dari kitab tersebut). 
cara downloadnya hanya tinggal meng-Klik saja teks  yang berwarna Hijau diatas hingga diarahkan ke halaman Google Drive selanjutnya klik download. atau bisa menghubungi admin melalui E-mail yang di sediakan. 

Terima kasih. 
semoga bermanfaat bagi kita semua
 

Saturday, December 25, 2021

Kitab Fahtul Qorib (Taqrib)


Pengarang Kitab

Pengarang Kitab Fathul Qorib adalah Syekh Muhammad bin Qosim al-Ghazi (918 H/1512 M). Ia merupakan penulis syarakh (penjelas) dari kitab matan Taqrib yang dikarang oleh Imam Syekh Ahmad bin Husein atau dikenal dengan sebutan Abu Syuja’. Kitab ini disusun berdasarkan tradisi mazhab Syafi’iyyah.

Syekh Abu Syuja’ menulis Matan Taqrib sebab atas permintaan para murid dan teman–temannya. Tujuan penyususn kitab ini supaya orang yang belajar ilmu fikih dapat mengetahui hukum agama secara singkat dan mudah. Banyak ulama setelah era Imam Abu Syuja’ yang menyusun kitab syarakh atas Taqrib miliknya, termasuk salah satunya yaitu Syekh Muhammad al-Ghazi.



Fathul Qarib merupakan termasuk salah satu kitab fikih yang paling populer di kalangan santri pesantren seluruh pelosok Indonesia. Belum diketahui secara pasti mulai kapan kitab ini dikaji di Indonesia, yang jelas para santri yang belajar fikih tidak diraguka lagi apabila mereka mengaji kitab ini.

Syarakh Taqrib digunakan oleh banyak pondok pesantren krena isi bab-babnya ringkas dan padat pembahasannya. Di samping itu juga diksi dan susunan kalimat kitab ini mudah dipahami bagi yang baru belajar membaca kitab kuning.

Isi Kitab Taqrib

Matan Taqrib yang diuraikan dalam Syarakh Fathul Qarib secara umum membahas rukun Islam dan hal-hal yang berkaitan dengan bidang muamalah. Berikut di antara bab-bab yang dibahas di dalam kitab ini:

1.    Muqoddimah

2.    Thoharoh

3.    Sholat

4.    Macam Macam sholat

5.    Zakat

6.    Puasa

7.    Haji dan Umroh

8.    I’tikah

9.    Jual beli

10. Hukum waris

11. Wasiat

12. Nikah

13. Talak

14. Jinayah (Pidana)

15. Hudud (Hukum Pidana)

16. Jihad

17. Binatang Sembelihan dan Buruan

18. Halal Haram Binatang

19. Kurban

20. Akikah

21. Nadzar dan Sumpah

22. Hakim dan Saksi Persidangan

23. Memerdekakan Budak (hamba sahaya)

 



 Download Disini kitabnya dalam bentuk PDF 

semoga bermanfaat bagi kita semua.

Wednesday, December 15, 2021

Nadzom Alfiyah Makna Pesantren Jawa

 


Sekilas Tentang Kitab alfiyah

adalah mahakarya agung dalam bidang ilmu nahwu dan shorof yang tata bahasanya memukau orang yang tahu keindahan sastra arab.

Kitab Alfiyah dikarang oleh Syekh Muhammad bin Abdullah bin Malik Alandalusy.

Beliau berasal dari daerah Andalusia yang sekarang kita kenal dengan nama Spanyol.

Dulu, wilayah Spanyol termasuk salah satu wilayah yang ditaklukan oleh Thariq bin Ziyad dan Islam berkembang pesat di sana, salah satunya muncul ulama fenomenal pengarang kitab Alfiyah ini.

Syekh Muhammad bin Abdullah bin Malik Alandalusy lebih dikenal dengan nama Ibnu Malik.

Malik adalah nama kakek beliau, dan sebutan Ibn Malik disandarkan kepada kakek beliau.

Oleh karena itu tidak heran jika 

kita mengenal kitab fenomenal ini dengan sebutan Alfiyah Ibnu Malik. Sama halnya dengan Imam Syafi’i yang mana syafi’i adalah bukan nama aslinya melainkan nama datuknya.

Kitab ini juga telah disyarahi oleh banyak ulama, salah satu syarah alfiyah yang cukup terkenal adalah Syarh Ibn ‘Aqil.

Bagi kalangan pesantren, syarh kitab Alfiyah Ibnu Malik ini tentu sangat familiar.


Pembagian bab-bab di kitab Alfiyyah sebagai berikut:

1.    Muqaddimah

2.    Bab Kalam dan Susunannya

3.    Bab Mu’rab dan Mabni

4.    Bab Nakirah dan Ma’rifat

5.    Bab Isim Alam

6.    Bab Isim Isyaroh

7.    Bab Isim Maushul

8.    Bab Ma’rifat dengan Alat Ta’rif

9.    Bab Ibtada’

10. Bab Kana dan Saudara-saudaranya

11. Bab Maa, Laa, Laata, dan In yang beramal Laisa

12. Bab Af’aalul Muqorabah

13. Bab Inna dan Saudara-saudaranya

14. Bab Laa Nafi Jenis

15. Bab Zhonna dan Saudara-saudaranya

16. Bab A’lama dan Aroo

17. Bab Isim Fa’il

18. Bab Naibul Fa’il

19. Bab Istighol

20. Bab Fi’il Muta’adi dan Fi’il Lazim

21. Bab Tanaazu’ Dalam Amal

22. Bab Maf’ul Muthlaq

23. Bab Maf’ul Lah

24. Bab Maf’ul Fih-Zhorof

25. Bab Maf’ul Ma’ah

26. Bab Istitsna’

27. Bab Haal

28. Bab Tamyiz

29. Bab Huruf Jarr

30. Bab Idhofah

31. Bab Mudhof kepada Ya’ Mutakallim

32. Bab Amal Mashdar

33. Bab Amal Isim Fa’il

34. Bab Bina’ Mashdar

35. Bab Bina’ Isim Fa’il, Bina’ Isim Maf’ul dan Bina’ Shifat Musyabbah

36. Bab Shifat yang menyerupai Isim Fa’il

37. Bab Ta’ajjub

38. Bab Ni’ma, Bi’sa dan Ma yang menempati pada keduanya

39. Bab Af’alut Tafdhil

40. Bab Na’at

41. Bab Taukid

42. Bab ‘Athaf

43. Bab ‘Athaf Nasaq

44. Bab Badal

45. Bab Nida’

46. Bab Fashlun Tabi’ Munada

47. Bab Munada Mudhof pada Ya’ Mutakallim

48. Bab Isim-Isim yang hanya berlaku pada Nida’

49. Bab Istighotsah

50. Bab Nudbah

51. Bab Tarkhim

52. Bab Ikhtishosh

53. Bab Tahdzir dan Ighro’

54. Bab Isim Fi’il dan Isim Ashwat

55. Bab Nun Taukid

56. Bab Isim yang tidak Munshorif

57. Bab I’rab Fi’il

58. Bab ‘Amil Jazm

59. Bab Fashl Lau

60. Bab Amma, Laula dan Lauma

61. Bab Khabar dari Alladzi dan Alif Lam

62. Bab Hitungan

63. Bab Kam, Ka’ayyin dan Kadza

64. Bab Hikayah

65. Bab Ta’nits

66. Bab Maqshur dan Mamdud

67. Bab Cara Mentatsniyah dan Menjama’kan Isim Maqshur dan Mamdud

68. Bab Jama’ Taksir

69. Bab Tashghir

70. Bab Nasab

71. Bab Waqof

72. Bab Imalah

73. Bab Tashrif

74. Bab Tambahan Hamzah Washal

75. Bab Penggantian Huruf

76. Bab Fashal Penggantian Wau dari Ya‘

77. Bab Fashal Berkumpulnya Wau dan Ya’

78. Bab Fashal Pemindahan Harakah pada Huruf Mati Sebelumnya

79. Bab Fashal Penggantian Fa’ Ifti’ala pada Ta’

80. Bab Fashal Membuang Fa’ Fi’il Amar dan Fi’il Mudhori’

81. Bab Idgham

82. Khatimah Nadzam

 


Bait 6 dan 7 ini konon merupakan tambahan dari Ibnu Malik dikarenakan saat menulis bait ke 5, di bait “فَائِقَةً ألْفِيَّةَ ابْنِ مُعْطِي”, tiba-tiba beliau lupa sisa 995 nadhom lainnya.

Ibnu Mu’thi adalah guru beliau.

Setelah lupa, beliau kemudian berziarah ke makam Ibnu Mu’thi, lalu di tengah-tengah berziarah, beliau tertidur dan bermimpi.

Dalam mimpi beliau, Sang Guru, Ibnu Mu’thi mendatangi beliau dan bertanya, “Wahai muridku apakah kamu lupa siapakah aku ini?”

Seketika Ibnu Malik terbangun, lalu tersadar kenapa beliau bisa lupa memori hafalan sisa kitab alfiyah yang sedang beliau tulis.

Ternyata karena beliau menulis bahwa kitab Alfiyah yang beliau susun lebih unggul dari kitab guru beliau, yaitu kitab Alfiyah Ibnu Mu’thi, menjadikan hafalannya lupa.

Ini terjadi karena sifat merasa lebih baik dari orang lain itu bukan akhlak yang terpuji.

Untuk menebus kesalahan beliau, akhirnya ditambahkanlah dua nadzam lagi, yaitu bait ke 6 dan ke 7, yang berisi pujian dan doa beliau untuk Sang Guru.

Download Nadzomannya disini, Monggo

 


Monday, December 13, 2021

Kitab Arba'in Nawawi




    Kitab yang dikaji dalam pembelajaran hadits di Nusantara pun beragam, ada yang menggunakan al-kutub al-ashliyyah dan ada banyak pula yang menggunakan al-kutub al-far’iyyah.   

Maksud dari al-kutub al-ashliyyah 

adalah kitab hadits induk atau primer. Ia memuat hadits-hadits yang memiliki sanad sendiri dari penulis sampai ke Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. 
Contohnya adalah kutubus sittah (6 kitab hadits yang terkenal: Shahîh al-Bukhâri, Shahîh Muslim, Sunan Abî Daud, Sunan Ibn Mâjah, Sunan an-Nasâ`i, dan Sunan Tirmidzi), al-Muwattha`, al-Mustadrak, Mu’jam, dan lain-lain.   

Sedang al-kutub al-far’iyyah

adalah kitab hadits sekunder. Ia memuat hadits-hadits yang sanadnya bersandar kepada kitab primer, atau hanya kumpulan hadits tanpa sanad yang lengkap. 
Misalnya adalah Arbaîn Nawawiyah karya Imam an-Nawawi, ia memuat sekumpulan hadits namun sanadnya tidak disebut secara lengkap dan disandarkan kepada penulis kitab primer semisal al-Bukhâri dan lain-lain. Misal lainnya adalah kitab Bulûghul Marâm karya Imam Ibnu Hajar al-‘Atsqallâni. Kitab ini memuat sejumlah hadits-hadits hukum dan disusun sesuai bab-bab dalam ilmu fiqih, namun sanad hadits tidak disebutkan secara lengkap, hanya dari Sahabat Rasulullah saja, kemudian disebutkan siapa yang meriwayatkannya dari para penulis kitab semisal al-Bukhâri atau Ibnu Majah, dan lain-lain.   

Dibanding Bulughûl Marâm, kitab Arbaîn Nawawiyah lebih tipis karena memuat tak sampai 50 hadits. Meski bernama Arba’în (berarti 40), kitab ini tak memuat  hadits dengan jumlah persis 40, melainkan 42 hadits. Hadits-hadits tersebut  berkaitan dengan pilar-pilar dalam agama Islam baik ushul (pokok) maupun furu’ (cabang), serta hadits-hadits yang berkaitan dengan jihad, zuhud, nasihat, adab, niat-niat yang baik dan semacamnya.   Hadits-hadits dalam Arbaîn Nawawiyah merupakan landasan atau fondasi dalam agama Islam. Sebagian ulama berpendapat bahwa ajaran Islam, atau setengahnya, atau sepertiganya berlandaskan pada hadits-hadits dalam kitab ini (Imam an-Nawawi, al-Arba’în an-Nawawiyah, Beirut: Dar el-Minhaj, cetakan pertama, 2009, h. 44).   Sebagaimana disebutkan dalam mukadimah kitabnya, Imam Nawawi termotivasi dengan sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ali bin Abi Thalib, Abdullah bin Mas’ud, Mu’adz bin Jabal, Abu Darda,Ibnu Umar, Ibnu Abbas, Anas bin Malik, Abu Hurairah, dan Abu Sa’id Al Khudri radhiallahu ‘anhum, dari banyak jalur riwayat yang berbeda-beda:

silahkan download kitabnya dibawah ini 

 Download Kitab Arba'in Nawawi makna gandul PDF 

Kitab Alala

 



Pengarang kitab Alala sendiri tidak dicantumkan di dalam kitab-kitab alala yang selama ini dipelajari, dan dalam cetakan lain terdapat nama pengarang kitab ini adalah Muhammad Abu Basyir Al-Dimawi.

Download Kitab Alala 

Monday, November 29, 2021

Ihya Ulumuddin Juz 1 - 4 Al-Ghozali

 



Download Ihya' Ulumuddin  Karangan Imam Al-Ghozali Juz 1 
Download Ihya' Ulumuddin  Karangan Imam Al-Ghozali Juz 2
Download Ihya' Ulumuddin  Karangan Imam Al-Ghozali Juz 3
Download Ihya' Ulumuddin  Karangan Imam Al-Ghozali Juz 4

Saturday, November 27, 2021

Kitab Irsyaadus Saari

 




jika pertemuan lalu admin membagikan file kitab Fathul Baari, maka kali ini admin akan membagikan kitab Irsyaadus Saari yang merupakan Syarh Shohih Bukhori. oleh karena itu sanga penting bagi kita setidaknya untuk memahami isi dari kandungan hadis Bukhori. 

jangan lupa untuk tetap selalu menjaga kesucian lahir dan batin, dan bagi yang belum pernah mengkajinya alangkah baiknya untuk tidak salah faham dengan isinya, karna sebaiknya mengkajinya terlebih dahulu kepada guru atau Kyai terdekat di masing masing pondok pesantren, bertujuan agar tidak terjadi kesalah fahaman mengenai isi dari sebuah hadist. 

dan silahkan download file nya melalui link yang sudah di sematkan di bawah ini : 

Download kitab Irsyaadus Saari Pdf 1

Download kitab Irsyaadus Saari Pdf 2

Download kitab Irsyaadus Saari Pdf 3

Download kitab Irsyaadus Saari Pdf 4

Download kitab Irsyaadus Saari Pdf 5

Download kitab Irsyaadus Saari Pdf 6

Download kitab Irsyaadus Saari Pdf 7

Download kitab Irsyaadus Saari Pdf 8

Download kitab Irsyaadus Saari Pdf 9

Download kitab Irsyaadus Saari Pdf 10