Pengarang Kitab
Pengarang Kitab Fathul Qorib adalah Syekh Muhammad bin
Qosim al-Ghazi (918 H/1512 M). Ia merupakan penulis syarakh (penjelas)
dari kitab matan Taqrib yang dikarang oleh Imam Syekh Ahmad bin
Husein atau dikenal dengan sebutan Abu Syuja’. Kitab ini disusun berdasarkan
tradisi mazhab Syafi’iyyah.
Syekh Abu Syuja’ menulis Matan Taqrib sebab
atas permintaan para murid dan teman–temannya. Tujuan penyususn kitab ini
supaya orang yang belajar ilmu fikih dapat mengetahui hukum agama secara
singkat dan mudah. Banyak ulama setelah era Imam Abu Syuja’ yang menyusun
kitab syarakh atas Taqrib miliknya, termasuk salah satunya
yaitu Syekh Muhammad al-Ghazi.
Fathul Qarib merupakan termasuk salah satu kitab fikih
yang paling populer di kalangan santri pesantren seluruh pelosok
Indonesia. Belum diketahui secara pasti mulai kapan kitab ini dikaji di
Indonesia, yang jelas para santri yang belajar fikih tidak diraguka lagi
apabila mereka mengaji kitab ini.
Syarakh Taqrib digunakan oleh banyak pondok
pesantren krena isi bab-babnya ringkas dan padat pembahasannya. Di samping itu
juga diksi dan susunan kalimat kitab ini mudah dipahami bagi yang baru belajar
membaca kitab kuning.
Isi Kitab Taqrib
Matan Taqrib yang diuraikan
dalam Syarakh Fathul Qarib secara umum membahas rukun Islam dan
hal-hal yang berkaitan dengan bidang muamalah. Berikut di antara bab-bab yang
dibahas di dalam kitab ini:
1. Muqoddimah
2. Thoharoh
3. Sholat
4. Macam Macam sholat
5. Zakat
6. Puasa
7. Haji dan Umroh
8. I’tikah
9. Jual beli
10. Hukum waris
11. Wasiat
12. Nikah
13. Talak
14. Jinayah (Pidana)
15. Hudud (Hukum Pidana)
16. Jihad
17. Binatang Sembelihan dan Buruan
18. Halal Haram Binatang
19. Kurban
20. Akikah
21. Nadzar dan Sumpah
22. Hakim dan Saksi Persidangan
23. Memerdekakan Budak (hamba sahaya)






0 comments:
Post a Comment